PRAYA TENGAH — Suasana religius, haru, dan penuh rasa syukur menyelimuti pelaksanaan Wisuda Tahfiz 1–5 Juz SMP Negeri 1 Praya Tengah, Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan yang dirangkaikan dengan khatmil Qur’an tersebut menjadi momentum istimewa bagi para siswa, orang tua, tenaga pendidik, serta keluarga besar sekolah.
Sebanyak 86 siswa resmi diwisuda setelah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dengan capaian mulai dari satu hingga lima juz. Wisuda tersebut menjadi bentuk penghargaan atas ketekunan para siswa dalam mengikuti program tahfiz yang secara konsisten dikembangkan SMP Negeri 1 Praya Tengah.
Kepala SMP Negeri 1 Praya Tengah, Kasrah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan para siswa tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari guru, pembina tahfiz, orang tua, hingga seluruh warga sekolah.
“Sebanyak 86 siswa resmi diwisuda dari berbagai kategori hafalan, mulai juz 1 hingga juz 5. Alhamdulillah, ini patut kita syukuri,” ujar Kasrah.
Ia mengatakan, program tahfiz menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan karakter peserta didik di SMP Negeri 1 Praya Tengah. Sekolah berupaya tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi yang berakhlak dan memiliki nilai-nilai religius yang kuat.
Dalam prosesi wisuda, para hafiz dan hafizah tampil dengan penuh percaya diri dan khidmat di hadapan para tamu undangan, keluarga, serta masyarakat yang hadir. Suasana haru semakin terasa ketika para siswa menunjukkan capaian hafalan yang telah mereka pelajari dan jaga selama mengikuti pembinaan tahfiz di sekolah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Dewan Pendidikan Lombok Tengah, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, serta sejumlah kepala sekolah tingkat SD dan SMP.
Kehadiran para pemangku kepentingan bidang pendidikan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan melalui program tahfiz Al-Qur’an.
Antusiasme tinggi juga terlihat dari para orang tua dan wali siswa. Kehadiran keluarga para wisudawan menjadi gambaran kebanggaan terhadap capaian anak-anak mereka yang mampu menghafal Al-Qur’an sejak usia sekolah menengah pertama.
Masyarakat sekitar juga turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Partisipasi tersebut semakin menambah suasana kebersamaan dan menjadi wujud rasa syukur atas tumbuhnya generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an.
Bagi para guru dan pembina tahfiz, wisuda ini juga menjadi momentum yang membanggakan. Capaian para siswa merupakan hasil dari proses panjang pembinaan, pendampingan, serta kedisiplinan dalam menjaga dan menambah hafalan Al-Qur’an.
Program pondok tahfiz yang dikembangkan SMP Negeri 1 Praya Tengah diharapkan terus tumbuh dan mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah menyampaikan apresiasi terhadap komitmen sekolah dalam menjalankan program tahfiz secara konsisten. Para siswa penghafal Al-Qur’an dinilai memiliki potensi menjadi sumber kebaikan bagi keluarga dan masyarakat.
Dukungan serupa disampaikan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah. Program tahfiz yang dilaksanakan sekolah dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat pendidikan karakter dan spiritual peserta didik.
Sekolah juga didorong untuk terus mempertahankan sekaligus mengembangkan program tersebut agar manfaatnya semakin luas. Pengembangan pendidikan keagamaan di sekolah negeri diharapkan dapat berjalan berdampingan dengan peningkatan kualitas akademik dan pengembangan bakat siswa.
Program tahfiz tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, serta akhlak yang baik.
Dukungan juga datang dari Dewan Pendidikan Lombok Tengah yang berharap semakin banyak sekolah negeri mengembangkan kegiatan tahfiz sebagai bagian dari penguatan pendidikan berbasis karakter dan spiritualitas.
Melalui program tersebut, SMP Negeri 1 Praya Tengah berupaya membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai fondasi keagamaan dan karakter yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.
Wisuda Tahfiz dan Khatmil Qur’an SMP Negeri 1 Praya Tengah tahun 2026 pun tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi simbol lahirnya generasi Qur’ani yang diharapkan mampu memberikan manfaat dan menjadi penerang bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama pada masa mendatang
Galeri Foto










